Burung gagak, Si Hitam yang Memiliki Suara Nyaring

Buat para penyuka film horror tentu udah enggak asing sama burung gagak. Hewan satu ini memang identik dengan hal-hal yang berbau mistis. Biasanya, kemunculan hewan ini dianggap sebagai pertanda kematian atau sebelum munculnya adegan-adegan yang mengerikan.

Tapi benarkah burung gagak membawa kesialan? Tenang saja, itu hanya mitos dan tidak perlu dipercaya kok.

Mungkin karena warnanya yang gelap membuat orang-orang jadi sedikit takut dengan jenis burung ini. Namun dibalik warnanya yang hitam dan ukurannya yang relative besar, burung yang satu ini memang menyimpan banyak pesona yang menarik untuk diketahui.

Biar bisa menambah wawasan kamu, kita baca bersama saja yuk ulasan lengkap di bawah ini. Kamu akan mengetahui seluruh hal tentang gagak, mulai dari fakta, cerita, ciri ciri maupun hal-hal unik lainnya.

Burung Gagak

Burung hitam ini memiliki nama latin Corvus Corax. Dibandingkan burung lain, burung ini memiliki ukuran yang cukup besar. Bagi sebagian orang mungkin hal tersebut jadi sedikit menakutkan apalagi hewan ini bisa terbang.

Spesies dari burung ini ternyata cukup banyak mencapai 40 spesies dan tersebar hampir di seluruh belahan dunia. Di Indonesia sendiri, terdapat beberapa spesies burung yang satu ini.

Uniknya, gagak yang berada di lokasi berbeda memiliki aksen yang berbeda-beda loh. Sehingga kamu bisa membedakan gagak dari aksen yang dihasilkan. Jika gagak berpindah ke kelompok lain, mereka juga bisa menyesuaikan aksen yang dikeluarkannya sehingga serupa.

Habitat Burung Gagak

Kalau kamu penasaran dengan habitat burung ini, mereka bisa dijumpai di banyak tempat. Mulai dari kawasan tempat tinggal penduduk, pegunungan, padang rumput, tepi laut, hutan, bahkan padang pasir.

Tidak heran sih habitat mereka banyak karena burung ini punya kemampuan adaptasi yang baik. Sehingga menyebabkan mereka bisa hidup dalam kondisi yang beraneka ragam.

Sama seperti burung lainnya, gagak juga tinggal di dalam sarang. Di Indonesia, mereka biasanya membuat sarang di atas pohon randu.

Nah, menariknya adalah pohon randu ini bisa kamu jumpai di daerah pemakaman. Mungkin ini salah satu sebab kenapa akhirnya orang banyak mengaitkan gagak dengan hal-hal yang berbau misteri.

Makanan Burung Gagak

Burung ini memakan makanan yang sama seperti burung lain seperti biji-bijian, serangga kecil, dan buah. Bedanya, selain makanan tadi gagak juga memakan bangkai hewan besar, telur dari burung lain hingga sampah yang dibuang oleh masyarakat.

Umumnya gagak mendapatkan makanan dengan cara berburu. Setelah mendapatkan target maka ia akan mulai mengendap-endap untuk mendapatkan apa yang ia mau.

Saat gagak memiliki telur di sarangnya, maka burung betina akan mengeram telur hingga menetas. Sementara itu, burung jantan akan mengawasi sarang sekaligus mencari makanan.

Ciri – Ciri Burung Gagak

Nah, sebenarnya bagaimana sih ciri ciri burung yang satu ini? Kita coba lihat bersama yuk, siapa tahu setelah membaca artikel ini kamu bisa bertemu gagak di luar rumah sehingga kamu akan langsung bisa mengenalinya.

  • Bulu mayoritas berwarna hitam

Mayoritas bulu yang ada di hewan ini berwarna hitam pekat. Warna hitam ini memiliki keistimewaan tersendiri.

Di malam hari, warna burung ini akan tersamarkan dengan gelapnya malam. Sehingga jika ada hewan predator lain yang ingin memangsanya di malam hari, gagak dapat segera kabur dan susah untuk ditemukan.

  • Struktur tubuh gagak

Gagak memiliki ukuran tubuh bervariasi, mulai dari 15 cm hingga 70 cm. Burung ini memiliki paruh yang kuat dan panjang.

Kalau kamu memperhatikan sayapnya, mereka memiliki sayap dan tungkai yang kuat. Sehingga saat terbang ataupun saat di darat mereka bisa melakukan gerakan yang baik.

  • Suara nyaring

Burung ini termasuk dalam kelompok burung pengicau loh. Tetapi jangan bayangkan suaranya enak didengar ya seperti burung cucak rowo.

Saat gagak mengeluarkan suara, kamu akan mendengar bunyi nyaring dan serak. Bahkan suara yang dihasilkan oleh gagak dianggap menusuk telinga sehingga orang-orang tidak suka mendengarnya.

  • Suka mengambil benda-benda

Nah, hewan yang satu ini suka mengambil benda-benda yang dimiliki oleh manusia. Benda-beda berkilau dan terang sangat mereka sukai untuk diambil.

Kalau di sekitar tempat tinggal kamu terdapat banyak sekali gagak dan seringkali barang-barang kamu yang diletakkan di luar hilang, bisa jadi loh yang mengambil bukan manusia tetapi burung yang satu ini.

Jenis Burung Gagak

Seperti yang tadi telah sedikit dibahas, terdapat sekitar 40 spesies dari gagak yang ada di dunia. Biar lebih lengkap, kita coba cari tahu yuk apa saja jenis-jenis dari gagak yang ada. Baca bersama di bawah ini ya!

  • Gagak Halmahera

Nama latin dari gagak Halmahera adalah Corvus validus. Kalau di Indonesia, burung ini ada di Pulau Morotai, Halmahera, Kayoa, Kasiruta, Bacan dan Obi.

  • Gagak Kampung

Gagak jenis ini hidup di banyak negara seperti Indonesia, Afghanistan, Rusia, Jepang, India, dan masih banyak lagi. Gagak kampung juga memiliki nama latin yaitu Corvus macrorhynchos.

  • Gagak Kepala-coklat

Nama latin dari jenis gagak ini adalah Corvus fuscicapillus. Kamu hanya bisa menemui burung ini di Papua.

  • Gagak Sulawesi

Banyak jenis gagak yang termasuk spesies endemic termasuk gagak Sulawesi yang dalam Bahasa latin bernama Corvus typicus. Kalau ingin melihat burung ini maka kamu hanya bisa melihatnya di Sulawesi, sama seperti nama yang dimilikinya.

  • Gagak Banggai

Seperti gagak Sulawesi dan gagak Flores, gagak Banggai juga termasuk spesies endemic. Memiliki nama latin Corvus unicolor, gagak ini hidup di Kepulauan Banggai Sulawesi Tengah.

  • Gagak Hutan

Jenis gagak yang satu ini tidak hanya tinggal di Indonesia tetapi juga di Brunei Darussalam, Filipina, dan Malaysia. Nama latin dari burung ini adalah Corvus enca.

  • Gagak Orru

Selain di Indonesia, gagak yang memiliki nama latin Corvus orru juga hidup di beberapa negara lain seperti Australia dan Papua Nugini. Di Indonesia sendiri, karena negara kita terdiri dari berbagai macam pulau maka kamu bisa melihat gagak ini di Maluku dan Papua.

  • Gagak Flores

Memiliki nama latin Corvus florensis, kamu bisa menemui burung ini di Pulau Flores dan Inca yang ada di Indonesia. Sayangnya, burung yang termasuk kategori endemic di pulau flores ini sudah terancam punah dan langka.

  • Gagak Kelabu

Gagak ini hidup di Papua, Indonesia dan Papua Nugini. Nama latin dari gagak ini adalah Corvus tristis.

Fakta Unik Burung gagak

Burung yang satu ini ternyata juga memiliki hal-hal unik yang bukan mitos loh. Biar engga penasaran kamu bisa tahu fakta apa saja yang ada pada gagak lewat tulisan berikut ini.

  • Ukuran otak yang besar

Gagak ternyata memiliki otak yang besar. Besar otak dibandingkan dengan tubuh burung ini mencapai 2,7%.

Mungkin kamu belum terbayang ya kenapa ukuran otak tersebut dianggap besar? Nah, sebagai informasi, besar otak kita saja kalau dibandingkan dengan tubuh rasionya tidak mencapai 2% loh hanya 1,9%.

  • Burung dengan kecerdasan tinggi

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa gagak adalah burung yang punya kecerdasan tertinggi dibandingkan dengan burung-burung lain. Berbagai macam eksperimen dilakukan oleh para peneliti sebelum mengambil kesimpulan tersebut.

Misalnya saja, dengan menaruh makanan di tempat-tempat yang sulit seperti di atas air dalam tabung panjang. Burung satu ini lalu menaruh kerikil di dalam tabung tersebut agar air semakin tinggi sehingga gagak tersebut dapat mengambil makanan yang terapung di air.

  • Mitos yang menyebar ke seluruh dunia

Kamu pernah mendengar pesugihan sate gagak? Cerita tersebut memang lumrah diketahui di Indonesia. Nah, ternyata tidak hanya Indonesia saja yang memiliki cerita tentang gagak tetapi negara-negara lain juga.

Contohnya saja di Eropa. Di sana, konon gagak dianggap sebagai burung peliharaan dari para penyihir. Bahkan, masyarakat di sana juga percaya kalau penyihir dapat berubah bentuk menjadi seekor gagak.

  • Dalam Islam Disebutkan di Alquran

Buat kamu yang muslim ternyata gagak pernah disebutkan dalam alquran loh. Hal ini berarti ada sesuatu yang menarik yang bisa diketahui. Gagak muncul dalam surat surat Al-Maidah ayat 30-30.

Dalam surat ini, diceritakan bahwa gagak memberi contoh kepada Qabil bagaimana cara menguburkan mayat dengan cara menggali-gali bumi.

  • Bisa bekerjasama

Dalam melakukan pekerjaan seperti berburu, gagak ternyata bisa bekerjasama dengan rekannya agar dapat menangkap target lebih cepat. Hal ini membuktikan bahwa gagak dapat bekerja dalam sebuah tim.

Kawanan gagak juga suka berbagi informasi penting sebelum pulang ke sarang masing-masing. Selain itu, jika ada anggota timnya yang terluka maka gagak tidak akan segan-segan untuk segera menolongnya.

  • Hewan yang setia

Kalau kamu pernah baca artikel tentang burung cendrawasih, tentu sudah tahu kan kalau burung tersebut memiliki pasangan lebih dari satu? Nah, hal yang berbeda ada pada gagak. Burung hitam ini ternyata merupakan salah satu hewan yang setia.

Kata-kata hingga maut memisahkan sangat cocok menggambarkan tentang gagak. Karena gagak jantan hanya akan memiliki satu pasangan dan terus bersama-sama sampai mati. Romantis ya?

  • Daya ingat kuat

Mungkin salah satu dampak dari kecerdasan yang tinggi pada gagak juga menyebabkan burung ini memiliki ingatan yang kuat. Mereka bisa mengingat kejadian yang telah berlalu.

Misalnya nih, ada manusia yang pernah mengganggu mereka. Burung ini akan merekam kejadian tersebut dalam ingatannya. Sehingga kalau di masa depan bertemu lagi, tidak menutup kemungkinan gagak ini akan menyerang manusia yang pernah mengganggunya dulu.

Tidak hanya menyerang sendirian tetapi gagak tersebut bisa mengajak kawanannya untuk membalas dendam.

  • Hewan yang penyayang

Tentu kamu masih ingat kan saat gagak memiliki telur, maka betina dan jantan akan berbagi tugas untuk merawat telur tersebut. Saat telur tersebut menetas dan berkembang menjadi gagak remaja, maka burung tersebut juga akan menunjukkan rasa sayang kepada keluarganya.

Misalnya nih, ketika gagak remaja ternyata ibunya bertelur lagi. Maka selain ayah gagak yang mencari makan, gagak remaja juga akan membawa makanan ke sarang untuk adiknya. Selain itu gagak remaja juga akan membantu menjaga sarang dari serangan hewan lain.

Cara Memelihara Burung gagak

Setelah membaca tulisan di atas mungkin kamu jadi bertanya-tanya apakah mungkin memelihara gagak sebagai hewan peliharaan pribadi. Jawabannya, mungkin saja selama gagak tersebut tidak termasuk jenis yang sudah dilindungi oleh undang-undang.

Agar kamu enggak dapat merawat gagak dengan benar ada baiknya kamu baca dulu ya bagaimana tips merawat burung yang satu ini.

  • Berikan tempat tinggal yang nyaman

Karena ukurannya yang relative besar sebaiknya kamu tidak memasukkannya dalam sangkar yang kecil. Hal tersebut akan membuat mereka tidak nyaman dalam bergerak.

Oleh karena itu buatlah kandang burung dengan ukuran besar, sekitar 2×2 meter. Di dalamnya kamu bisa menambahkan benda-benda lain seperti tempat bertengger, tempat air, dan tempat makanan.

  • Letakkan di halaman yang luas

Ingat, suara yang dikeluarkan gagak sangat nyaring dan tidak enak didengar. Kalau kamu mau memelihara gagak lebih baik taruh di halaman belakang rumah atau tempat lain yang tidak terlalu banyak orang.

Hal ini agar para tetangga kamu tidak merasa bising dengan suara yang dikeluarkan oleh gagak. Apalagi gagak biasanya mengeluarkan suara-suara saat sore dan malam hari, waktu di mana orang-orang sedang beristirahat.

  • Jangan lupa berikan makanan

Karena gagak pemakan segala atau omnivora jadi kamu tidak akan terlalu sulit dalam menentukan makanannya. Variasikanlah makanan yang diberikan agar gagak tidak bosan dan betah kamu pelihara. Dalam sehari, kamu bisa memberikan makanan dua hingga tiga kali.

  • Ajak bermain

Kamu bisa loh mengajak gagak peliharaan kamu bermain bersama. Misalnya dengan mengajaknya berbicara. Seperti yang telah kita ketahui, gagak adalah hewan cerdas. Sehingga mereka juga bisa meniru ucapan dari manusia.

  • Jagalah kesehatan mereka

Nah, mungkin hal ini yang terkadang sering kelupaan. Gagak peliharaan kamu juga harus dijaga kesehatannya dengan cara memberikan suplemen. Jika kamu ragu, kamu bisa berkonsultasi dulu dengan dokter hewan terdekat.

Harga Burung gagak di Pasaran

Kalau sudah mantap mau memelihara gagak di rumah maka kamu dapat membeli burung ini di pasar hewan. Tetapi pastikan dulu gagak yang kamu beli dijual dengan cara legal dan bukan gagak yang sudah hampir punah.

Biasanya, gagak yang dipelihara adalah gagak hitam, gagak mata merah, dan gagak putih dan butuh jutaan rupiah untuk membelinya.

Misalnya saja, untuk burung gagak hitam anakan adalah Rp1.300.000, gagak putih yang siap berkicau Rp2.000.000, dan gagak mata merah dewasa Rp 1.500.000.

Harga ini tentu berubah-ubah dan tergantung kapan serta di mana kamu membelinya. Oleh karena itu sebaiknya kamu survey dulu ke beberapa pasar agar bisa mendapatkan harga terbaik dan sesuai dengan budget kamu.

Apalagi selain biaya pembelian gagak kamu juga harus mengeluarkan uang untuk biaya pemeliharaannya.

Setelah membaca artikel ini tentu pandangan kamu tentang gagak akan semakin luas. Dan bisa jadi, kamu malah kagum dengan hewan yang satu ini karena kecerdasan dan fakta-fakta unik lainnya.

Kamu juga tidak akan takut lagi dengan burung gagak jika suatu waktu bertemu dengan mereka di jalanan. Hanya saja, jangan kaget kalau mereka tiba-tiba mengeluarkan suara yang memekakkan telinga ya.

 

Tinggalkan komentar