Cara Ternak Lovebird Agar Cepat Kawin Hingga Bertelur Untuk Pemula

cara ternak lovebird

Burung lovebird merupakan jenis burung monogami ketika di alam liar, dan untuk membuat lovebird jantan dan betina berjodoh cenderung mudah, ketika sudah memasuki usia yang mapan untuk kawin dan akan setia terhadap pasangannya tersebut.

Di dalam penangkaran tentunya kehidupannya berbeda jauh dengan kehidupan di alam liar, tergantung dari perawatan yang dilakukan oleh pemiliknya, terutama dalam hal beternak untuk membudidayakannya.

Kali ini, admin Duniakicau.net akan memberikan informasi tentang cara beternak lovebird dengan menggunakan system koloni, system polygamy dan juga beternak lovebird di kandang kotak, dan bahkan tidak menggunakan sinar matahari ketika melakukannya.

Dalam beternak lovebird memang tidak semudah yang di kira, karena membutuhkan pengetahuan yang cukup untuk pemiliknya, karena jika di lihat dari berbagai macam pengalaman kicaumania , ada beberapa kegagalan yang sering terjadi sehingga lovebird yang di ternak tersebut gagal berproduksi , seperti :

  • Burung tidak mau berjodoh
  • Lovebird tidak mau kawin
  • Telur tidak mau menetas
  • Burung sering mematuk telurnya
  • Salah satu Lovebird menyerang dan melukai pasangannya

Penyebab gagal produksi pada lovebird yang diternakan memang bisa di sebabkan oleh beberapa hal, seperti salah menjodohkan, antara burung lovebird jantan dan jantan hingga menjodohkan lovebird betina dan dan betina.

Lovebird memang memiliki ciri-ciri yang tidak berjauh berbeda, antara jantan dan betina, meskipun begitu, satu kelamin saja bisa terlihat berpasangan. Misalkan betina dan betina , akan tetapi lovebird akan bertelur, namun telur yang dihasilkannya tersebut tidak pernah menetas, karena tidak di buahi oleh pejantan.

Cara Ternak Lovebird Agar Cepat Bertelur

 

  1. Memilih Indukan

Sebelum ternak lovebird ,hal yang harus diketahui jenis kelamin tertentu, meskipun untuk menjodohkan lovebird bisa dilakukan dengan berbagai macam cara, seperti menjodohkannya secara koloni dan juga ternak di kandang kotak khusus untuk lovebird.

Namun , penting untuk di perhatikan dalam memilih lovebird untuk di ternakan dengan memilih lovebird yang siap untuk produksi. Untuk melihat lovebird yang sudah siap kawin, bisa dilihat dari umur minimal 7 – 8 bulan, namun lebih bagus lagi lovebird memilih yang sudah benar-benar dewasa sekitar 9 bulan – 1 tahun keatas. Namun, umur tidak selalu jadi patokan utama, tergantung dari perawatannya, jika di lihat dari umur 7 lovebird betina sering ngapal, berarti lovebird betina tersebut sudah siap kawin dan juga lovebird jantan sering menggesekan kelaminnya ke tangkringan, berarti lovebird jantan sudah siap kawin.

Untuk pembahasan lengkap tentang menjodohkan lovebird dan mengetahui jenis kelaminnya, bisa di lihat pada halaman lainnya yang telah di sediakan di bawah ini :

Baca Juga :

  1. Persiapan kandang Ternak

cara ternak lovebird kandang koloni

Cara ternak lovebird kandang koloni

Jika semua hal tentang burung sudah di pesiapkan dengan baik, seperti memilih jenis kelamin sepasang, dan proses penjodohan sudah selesai dilakukan, maka perlengkapan yang harus disediakan di kandang ternak lovebird.

Bagi anda yang melakukan cara ternak lovebird menggunakan kandang koloni, maka sediakan kandang yang luas, dan pastikan burung tersebut memiliki pasangan yang pas, misalkan ternak lovebird dengan 3 ekor jantan dan 3 ekor betina. Memberikan pasangan yang pas, agar lovebird yang tidak kebagian pasangan tidak berantem di kandang karena berebut pasangan. Selain itu, siapkan pula glodok 3 ekor, bahan untuk membuat sarang dan juga sedikan tempat pakan dan air bersih.

  • Glodok Lovebird

Glodok memiliki banyak jenis, sesuai dengan jenis burungnya. Jika anda beternak lovebird , ya tentunya menggunakan glodok khusus lovebird, dan jangan gunakan glodok yang tidak terlalu luas dan juga terlalu kacil. Gunakan Glodok  yang memiliki lubang pintu untuk kelauar masuk lovebird yang sesuai dengan ukuran tubuhnya, dan juga di lengkapi dengan serutan kayu halus untuk burung membuat sarang.

  • Tempat pakan dan tempat Minum

Tempat pakan seperti biasa di sediakan di dalam kandang, agar burung bisa dengan mudah untuk mengkonsumsi makanan. Jika memungkinkan simpan tempat pakan lebih dari satu untuk jenis pakan lainnya seperti tempat khusus untuk pakan dari Ekstrafooding dan sediakan air bersih.

  1. Lampu Spektrum

Jika bagi anda yang ternak lovebird yang tidak terkena sinar matahari langsung, maka untuk membuat pencahayaan yang baik dan membuat suhu kandang tetap hangat guna untuk kenyamanan burung dan membantu proses pengeraman lancar maka bisa menggunakan lampu spectrum.

Lampu spectrum khusus untuk burung memiliki pencahayaan yang tidak silau seperti jenis lampu lainnya, sehingga tidak menyakiti mata lovebird, dan lovebird merasa nyaman ketika melihatnya, karena mengingat dalam menyimpan lampu dan burung di sampan dengan cara berdekatan.

Dalam penggunaan lampu spektrum juga dilakukan dengan menyesuaikan saja, agar burung bisa berkembang biak dengan siklus normal dan burung bisa beristirahat selama 10 jam setiap harinya dengan mematikan lampu pada malam hari atau kondisi lainnya.

  1. Pakan Agar Lovebird Cepat Bertelur

Pakan memiliki peranan yang besar dalam proses beternak lovebird, dimana makanan yang dikonsumsi oleh lovebird tersebut untuk membuat burung memiliki birahi yang cukup, sehingga masing-masing lovebird jantan dan betina, mau kawin dan mengawini.

Selain itu, pakan juga diberikan untuk membuat telur yang di hasilkan lovebird berkualitas, maka dari kelengkapan dalam pemberian pakan perlu di ubah dari pola perawatan sebelumnya ketika belum di ternakan.

Makanan yang baik untuk lovebird yang sedang kawin atau di ternak, adalah pakan yang biasa di konsumsinya. Namun , sebaiknya , pakan di Mix/dicampur, karena setiap pakan memiliki nilai gizi yang berbeda-beda, seperti milat merah, milet putih, kwaci ( bunga matahari ) sawi putih, sa canary seed , kacang-kacangan dan lainnya.

Selain pakan utama, lovebird yang sedang di ternakana membutuhkan asupan tambahan yang cukup, seperti jagung mudah, apel merah, dan terutama kangkung.

Dan selalu sediakan air bersih setiap harinya, di usahakan air yang sudah matang, dan jika perlu setiap hari pakan tersebut dig anti untuk menjaga kualitas dari air di minum oleh burung.

  1. Mengamati Perilaku Lovebird

Ketika semua hal yang diperlukan sebagai sarat untuk ternak lovebird, maka bagi para pemilik burung, hal yang harus dilakukan adalah dengan mengamati apakah burung tersebut sudah kawin dan juga melihat, apakah burung tersebut sudah mau bertelur atau belum.

Jika, burung sudah terlihat kawin, dan pemilik burung ingin melihat ciri-ciri lovebird mau bertelur, maka pemilik burung bisa memasukan beberapa lembar kertas ke dalam kandang. Ketika betina sudah mau bertelur, maka kertas yang di masukan ke dalam kandang tersebut, akan di robek oleh betina dan menyelipkan ke dalam sayapnya, maka burung sudah mau bertelur dalam waktu dekat, dan jika belum menyediakan bahan untuk bersarang, maka bisa dengan memasukannya kedalam glodok atau kandang.

  1. Merawat Anakan Lovebird Setelah Telur Menetas

Dalam merawat anakan yang masih terbilang masih beberapa hari menetas memang cukup sulit juga, terutama dalam hal meloloh makanan. Dan jika anda ingin melolohnya sendiri agar indukannya bisa cepat bertelur kembali, maka bisa melolohnya ketika anakan lovebird berumur 14 hari, dan untuk pemasangan ring pada anakan lovebird, bisa dilakukan ketika berumur 10 sampai 12 hari.

Namun , jika yang tidak mau pusing atau khawatir mati ketika di pindahkan dari indukannya, maka biarkan saja di rawat oleh indukannya, hingga anakannya keluar dari glodok sendiri dan mulai belajar mengkonsumsi makanannya sendiri.

Lihat Juga : Cara Mengatasi Lovebird yang Tidak Mau Kawin

Cara Ternak Lovebird Sistem Poligami

cara ternak lovebird sistem poligami

Dari beberapa pemilik lovebird, ingin beternak lovebird untuk mencetak warna unik lainnya, namun keterbatasan biasanya atau untuk menghemat biaya, pemiliki burung melakukan ternak lovebird dengan system polygamy. Dimana salah satu hal yang pernah dilakukan oleh peternak lovebird system polygami tersebut dengan menyediakan 1 indukan jantan dan 3 ekor betina.

Bagi anda yang ingin melakukannya, maka bisa melakukan tips di bawah ini, namun sebelumnya pastikan terlebih dahulu lovebird tersebut dalam keadaan sudah matang birahi dan umurnya, agar satu sama lain ketika di satu kandangnya sudah memiliki kesiapan yang sama untuk di kawini dan mengawini.

  1. Sedikan 4 kandang

Karena dalam penjelasan ini beternak lovebird dengan menggunakan 1 jantan dan 3 betina, maka bisa menyiapkan kandang kotak, dengan masing-masing lovebird memiliki kandang masing-masing, bukan di simpan di kandang koloni. Karena jika di simpan di kandang koloni, maka pejantan akan hanya mengawini 1 ekor betina saja.

Simpan lovebird di kandang yang berbeda-beda dan sebisa mungkin pejantan tidak terlihat oleh betina dan betina juga tidak melihat pejantannya ketika di simpan di tempat yang berbeda. Atau bisa menutupinya dengan sekat atau tirai.

  1. Kawin secara Bergantian

Cara mengawinkan lovebid sistem poligami adalah dengan mengawinkannya secara bergantian, dimana untuk 4 hari pertama, lovebird jantan di kawainkan hanya dengan satu betina saja, dan di hari berikutnya ganti betinanya dan juga seterusnya.

Sebagai contoh, sebut saja Betina A, Betina B, Betina C, untuk memudahkan dalam mejelaskannya.

Pada 4 hari pertama lovebird jantan di simpan ke kandang lovebird betina A selama 4 hari selama 1 jam setiap harinya pada jam 06.00 -07.00, agar jantan mengawinin betina A. setelah 1 jam di simpan di kandang betina A, lovebird jantan di simpan kembali di kandangnya.

Dan untuk hari berikutnya, hari kelima, jantan di simpan di kandang betina B selama 1 jam perharinya pada jam 06.00 – 07.00, setelah selesai, simpan kembali lovebird jantan ke kandangnya. Lakukan selama 4 hari lamanya.

Dan untuk betina C, lakukan hal sama, dengan menyimpan jantan selama 4 hari, dan menyimpannya selama 1 jam perharinya dan mengembalikan jantan ke kandangnya setelah selesai.

Agar burung jantan memiliki stamina yang baik, maka membutuhkan asupan pakan yang baik pula, agar kualitas sperma dan energynya cukup, maka membutuhkan asupan makanan yang cukup atau bisa juga dengan menggunakan suplemen untuk menjaga kondisinya tetap subur, karena lovebird jantan akan mengawini betina selama 12 hari.

Setelah di kawin oleh lovebird jantan, maka tidak lama kemudian lovebird betina akan bertelur dan selanjutnya akan mengerami telurnya oleh betina.

Menyimpan lovebird di kandang betina selama 1 jam setiap harinya adalah untuk menjaga kondisi pejantan, karena kalau di simpan sepanjang hari setiap harinya,maka jantan akan terus mengawini betinanya sepanjang hari, karena mengingat lovebird memiliki pasangan lain yang perlu untuk di kawini yang membutuhkan stamina yang cukup.

Jika burung betina masih belum bertelur, bisa jadi lovebird jantan tidak mengawininya ketika di satu kandangkan, atau bisa jadi lovebird jantan tidak dalam keadaan subur, atau bisa juga dengan menernakannya dengan 1 pasangan saja dulu, jika betinanya sudah bisa bertelur, berarti lovebird jantan dalam keadaan subur, namun kalau masih belum bertelur betinanya, maka bisa mengganti jantan dengan yang baru atau mencari penyebab lainnya yang membuat belum siap berproduksi, seperti pengaruh dari umur, kurang birahi dan lain sebagainya.

Leave a Comment