fbpx

Cara Menangkarkan Burung Puter Pelung Agar Cepat Kawin dan Anakan

Suara dari burung puter pelung memang menjadi daya terik tersendiri, dimana suara anggungan dan irama suara puter pelung menjadi salah satu hal yang menjadi pecinta burung puter untuk memelihara burung puter pelung.

Suara puter pelung terdengar mengalun panjang atau melung dan berirama, berbeda dengan suara burung puter lokal, dimana temponya lebih cepat.

dengan suara khas yang dimiliki oleh burung puter pelung, dan terlebih memiliki nilai jual yang tinggi ketika suara alunannya panjang, maka harganya akan semakin mahal.

Bagi yang melihat hal tersebut merupakan peluang untuk beternak dan menjual puter pelung, maka beternak menjadi salah satu pilihan untuk menangkarkannya.

Jenis Suara Puter Pelung

Suara puter pelung memiliki karakter dan ciri-ciri yang berbeda-beda yang bisa di keluarkan oleh puter pelung itu sendiri, dan berikut adalah jenis suara puter pelung.

  1. Slendro : suaranya yang terdengar ngombak atau mengalun bergelumbang
  2. Sendaren : Suaranya terdengar kurang bertekanan atau tidak ngombak, panjang datar
  3. Ngelik : jenis suara puter pelung yang kecil dan melengking, seperti terdengar mengeluarkan suara rendah, lalu naik tinggi, dan turun kembali nada ke nada rendah kembali
  4. Guguk : suara anggungan puter pelung seperti terdengar terputus

Baca Juga : Ciri-ciri Puter Pelung Jantan dan Betina

Cara Ternak Burung Puter Pelung

Untuk menangkarkan puter pelung, maka bisa memulai dari memilih indukan jantan dan betina, memilih kandang, pemberikan pakan dan lain sebagainya yang sebentar lagi anda ketahui penjelasan di bawah ini.

  1. Memilih Indukan Puter Pelung Jantan dan Betina

Memilih indukan yang bagus dan berikualitas tentunya akan mendapatkan anakan yang bagus dan bekulitas pula, terutama memilih betina burung puter pelung.

Memilih betina puter pelung yang berkualitas nantinya akan berpengaruh terhadap anakannya, dimana kualitas indukan betina akan turun ke anakannya dengan perbandingan 55% – 65%, dan 35% – 45% mengikuti indukan jantan.

puter pelung bertelur

Kualitas Hasil Keturunan

  • Untuk suara kowak ujung mayoritas anakannya akan mengikuti indukan jantan 70% dan 30% indukan betina
  • Untuk dasar suara anakan puter pelung akan mengikuti indukan betina sebesar 80%
  • Untuk volume anakan puter pelung, 80% akan mengikuti jantan

Dan tentunya, kedua indukan, jantan dan betina harus berkualitas, untuk itu berikut adalah ciri-cirinya.

Ciri-ciri Puter Pelung Jantan Berkualitas

  • Sebaiknya, indukan jantan puter pelung yang akan di ternak suara juara lomba, karena suara anggungan dan mentalnya sudah teruji di lapangan
  • Karakternya tidak galak, alias baik
  • Memiliki ciri fisik yang bagian tulang supit tidak dekat dengan dada
  • Kakinya kokoh dan simetris
  • Bentuk badanya mirip seperti jantung pisang
  • Bentuk kepalanya sempurna, mirip seperti buah pisang
  • Suara depannya terdengar jelas tekanannya
  • Memiliki suara tengah melung bersih/ngeklik dan panjang
  • Memiliki suara ujung yang jelas tekanannya dengan 2 interval suara “ koo-waakkk”
  • Dasar suaranya jelas dan bersih
  1. Kandang Ternak Puter Pelung

Kandang ternak yang bisa digunakan untuk burung puter kpelung bisa menggunakan ukuran 60 cm, 60 cm, 60 cm. bisa membeli kandang ternak langsung atau anda bisa menggunakan kawat ram dengan rangka terbuat dari alumunium, besi atau kayu.

Dengan ukuran yang disebutkan diatas, sudah cukup untuk ruang gerak dan kenyamanan burung, dan ketika anakan puter pelung sudah keluar dari sarangnya, burung cukup leluasa untuk tinggal di kandang tersebut, namun jika anda memiliki kandang yang lebih luas dari itu, maka tinggal gunakan saja, yang penting burung merasa nyaman.

Selain ukuran kandang ada beberapa aksesoris lainnya untuk melengkapi kebutuhan beternak, seperti :

  • Sediakan sarang untuk bertelur burung yang disimpan di pojok bawah sangkar
  • Sebisa mungkin, kandang ternak terkena sinar matahari untuk membuat burung menjadi sehat dan produktif, terutama sinar matahari pagi hari
  • Kandang jauh dari hewan predator yang menggangu kenyamanan burung, seperti tikus, ular, kucing dan hewan lainnya, agar terhindar dari stres
  • Berikan tangkringan di tengah-tengah kandang, dengan ukuran tangkringan yang cukup dan bertekstur kasar
  • Posisi tangkringan di tengah kandang dan pastikan ketika burung nangkrik, ekornya tidak mengenai ram kawat, karena bisa merusak ekor burung
  • Jika kandang ternak tidak terkena sinar matahari langsung ketika di ternak, maka burung bisa diberikan vitamin, mineral dan vitamin D, sebagai ganti burung tidak mendapatkan sinar matahari pagi
  1. Pakan dan Minuman Puter Pelung Ternak

Untuk pakannya bisa memberikan beras merah dan milet putih yang sudah di bersihkan, dan ketika anakan burung sudah mulai menetas, maka bisa menambahkan voer khusus anakan ayam.

Dan ketika anakan puter pelung sudah terlihat besar, maka hentikan pemberikan voer ayam, untuk menghindari burung menjadi terlalu gemuk.

Pakan yang harus di hindari dalam beternak puter pelung, sebaiknya jangan memberikan jewawut, karena bisa mengakibatkan pita suara terganggu dan membuat pita suara burung menjadi rusak.

Pastikan air minum selalu bersih, alangkah baiknya juga ganti setiap hari air minumnya dan berikan vimtain untuk menjaga kesehatan burung.

Berikan juga pakan tambahan berupa kacang hijau, vitamin B-komplek dan mineral.

  1. Berikan Grit

Memberikan grit untuk puter pelung untuk membantu mencerna makanan dari biji-bijian, karena burung jenis ini tidak bisa membuang kulit biji-bijian dan akan memakan bersama kulitnya.

Untuk membuat grit untuk puter pelung bisa terbuat dari pasir laut, pasir gunung dan tumbukan batu bata.

  1. Perawatan Anakan Puter Pelung

Ketika indukan jantan dan betina melakukan kawin, maka untuk beberapa hari indukan betina akan bertelur sebanyak 2 -3 ekor , lalu mengeraminya selama 14 – 15 hari.

Ketika anakannya sudah menetas, maka berikan pakan voer ayam khusus untuk anak ayam, agar pertumbuhan puter pelung anakan cepat besar dan sehat.

Setelah puter pelung anakan sudah berumur 2 – 3 minggu, biasanya indukannya akan mulai kawin lagi dan akan bertelur kembali setelah beberapa hari.

Puter pleung anakan yang sudah berumur 1,5 – 2 bulan sudah terlihat besar dan bisa langsung di pisahkan dari indukannya.

Dalam penyimpanan puter pelung akanan, bisa di campur dengan anakan lainnya yang seumuran, dan jangan mencampurnya dengan puter pelung beda umur, untuk menghindari perkelahian dan mental burung menjadi drop.

Perlu untuk diketahui, untuk menjemur puter pelung yang masih anakan di bawah umur 4 bulan, jangan terlalu lama, cukup dilakukan 1 -2 jam ketika matahari mulai muncul, karena tidak terlalu terik.

Ciri-ciri Puter Pelung Anakan Yang Bagus

Puter pelung anakan yang berumur 2 – 3 bulan, akan belajar bunyi, mengeluarkan suara anggungannya.

Dan di umur segitu, burung akan terlihat kualitas mentalnya bagus atau tidak.

Untuk melihat kualitas puter pelung anakan bermental bagus di umur 2 – 3 bulan, bisa dilihat dari burung sudah mulai mbekur, rajin belajar bunyi dan suara anggungan yang bagus sesuai kriteria lomba.

Leave a Comment