9 Fakta Unik Burung Hantu (Nomor 4 Bikin Kaget)

Kalau kamu suka dengan film Harry Potter pasti sudah tahu kan dengan Hedwig, burung hantu peliharaan Harry. Kepopuleran dari hewan yang satu ini meningkat seiring dengan melejitnya karya dari penulis JK Rowling itu.

Jika dulu hewan yang satu ini dianggap menyeramkan dan memiliki mitos di baliknya, orang-orang malah mulai mengagumi keimutannya. Apalagi dalam film tersebut Hedwig merupakan hewan yang juga dianggap salah satu sahabat sejati dari Harry.

Mengingat banyak orang yang juga tertarik dengan hewan ini, ga ada salahnya loh kalau kamu juga memperkaya wawasan dengan mengetahui serba-serbi makhluk yang satu ini. Oleh karena itu, yuk baca bersama artikel di bawah ini hingga tuntas.

Burung Hantu atau Owl

Burung yang satu ini termasuk dalam ordo Strigiformes. Dari ordo ini, kemudian masih terdapat dua familia untuk burung ini yaitu suku burung serak dan suku burung hantu sejati.

Meski bisa dipelihara, sebenarnya burung ini termasuk jenis hewan buas loh. Mereka juga tergolong karnivora. Selain itu burung yang satu ini ternyata memiliki spesies yang banyak mencapai 222 jenis.

Dan tentu saja, setiap spesies memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Mungkin karena spesiesnya yang berjumlah ratusan maka hampir di setiap wilayah di bumi ini terdapat burung yang satu ini kecuali sebagian kecil wilayah saja.

Meski begitu, penyebaran dari burung ini mayoritas bersifat endemic. Jadi, jenis owl yang kamu lihat di suatu wilayah tertentu belum tentu bisa kamu lihat di daerah lainnya karena penyebarannya terbatas.

Ciri – Ciri Burung Hantu

Karena rupanya yang unik tidak sulit sih membedakan burung ini dengan jensi burung lainnya. Tetapi tentu saja, masih banyak ciri ciri lain yang bisa kamu lihat dan perhatikan dari hewan yang satu ini.

Biar kamu enggak kelamaan penasaran baca aja deh langsung tulisan di bawah ini.

  1. Ciri ciri tubuh

Umumnya burung memiliki mata yang terdapat di samping wajah. Tetapi untuk burung yang satu ini, matanya ternyata berada di depan. Ukuran dari matanya yang besar, terkadang membuat orang takut sekaligus takjub.

Warna bulu yang umum dimiliki oleh burung ini adalah perpaduan coklat, putih, abu-abu, dan hitam. Ekor yang dimiliki tidak terlalu panjang tetapi hewan ini memiliki sayap yang besar.

  1. Jenis makanan

Seperti yang tadi sudah dijelaskan, burung ini termasuk karnivora. Berarti dia tidak memakan biji-bijian seperti burung yang lain.

Biasanya makanan yang dimakan oleh burung ini beragam. Mulai dari kodok, serangga hingga tikus. Karena mereka biasa memangsa tikus, hewan ini juga suka dipelihara dengan tujuan mengusir tikus-tikus yang mengganggu.

  1. Tempat tinggal

Bisa dikatakan tempat tinggal dari burung ini cukup fleksibel. Dia tinggal di sarang yang ada di celah pelepah daun maupun lebih sering di lubang-lubang yang terdapat di pohon. Tetapi, burung ini ternyata juga mau loh tinggal di dalam sarang di bawah atap seperti burung gereja.

  1. Waktu berburu

Pasti kebanyakan dari kamu tahunya burung ini mulai beraktivitas atau berburu di malam hari karena termasuk hewan nocturnal. Enggak salah sih. Tapi sebenarnya ada beberapa jenis juga yang tidak menunggu malam untuk berburu.

Ada burung yang berburu di waktu sore dan pagi hari saat suasana masing remang-remang. Tetapi ada juga loh yang melakukan aktivitas berburu di siang hari.

Jenis Burung Hantu

Sama seperti hewan lainnya yang memiliki berbagai macam jenis, burung ini pun juga seperti itu. Masing-masing jenis dari burung ini begitu lucu dan menggemaskan. Malah, ada juga yang memiliki perawakan gagah dan enak dilihat.

Karena ada banyak, kita coba bahas beberapa jenis saja ya terutama yang biasa dipelihara. Mari simak bersama-sama jenis burung tersebut lewat tulisan di bawah ini.

  1. Serak Jawa

Nama latin dari burung jenis ini adalah tyto alba. Para petani bahkan perusahaan sangat suka sekali dengan burung jenis ini karena dapat digunakan untuk mengusir tikus yang merusak tanaman.

Tapi kalau suka, kamu juga bisa banget kok menjadikan hewan ini sebagai peliharaan di rumah meski tidak ada tikus di tempatmu tinggal.

Sama seperti yang lain, wajah dari serak jawa juga lucu sehingga membuat banyak orang suka kepadanya.

  1. Celepuk reban

Suka melihat owl yang wajahnya imut? Kalau iya mungkin yang kamu lihat adalah owl jenis celepuk. Selain memang wajahnya yang imut, ukurannya juga memang kecil sih. Hanya sekitar 19 cm.

Ciri ciri dari burung ini adalah warnanya yang kemerahan. Di bagian telinga dan kepala, terdapat jumbai-jumbai. Nama latin dari burung ini adalah otus lempiji.

  1. Beluk Jampuk

Burung ini bisa dibilang salah satu jenis burung yang berukuran besar dan mencapai 50 cm. Kalau dilihat dari ciri cirinya, wajahnya tidak seimut celepuk dan terkesan sedikit garang.

Meski begitu, hewan yang memiliki nama latin Bubo Sumatroanus ini di pasaran harganya cukup mahal karena susah untuk mendapatkannya.

  1. Bubo Scandiacus

Burung yang ini memiliki warna bulu dominan putih. Sehingga saat orang melihatnya akan terdapat kesan elegan dan bersih yang dimiliki oleh burung ini.

Burung jenis salju memiliki bentuk muka seperti gambar hati dan membuat kesan seolah-olah sedang memakai topeng.

Fakta Unik Tentang Burung Hantu

Burung yang satu ini juga punya banyak fakta menarik loh. Hal tersebut menjadi sebuah keunikan tersendiri dari burung ini. Baca bersama yuk apa saja fakta menarik di balik hewan bermata besar ini.

  1. Sebagai pembasmi tikus

Burung ini memang jadi predator alami dari tikus. Dibandingkan menggunakan perangkap atau obat-obatan yang berbahaya, masyarakat terutama petani lebih suka menggunakan burung yang satu ini untuk membasmi hama tersebut.

Serak jawa adalah burung yang sering digunakan untuk hal tersebut. Konon, untuk tanaman seluas 25 hektar cukup menggunakan dua ekor burung loh. Kurang lebih 1300 tikus dapat dibasmi oleh seekor burung.

Selain lebih efisien dari segi biaya, menggunakan burung ini juga akan lebih ramah lingkungan karena tidak meninggalkan residu berbahaya.

  1. Sempat menjadi hewan favorit peliharaan karena film

Jadi, para pengagum Harry Potter ternyata tidak puas hanya mengagumi hewan bermata besar ini dari kejauhan. Mereka pun akhirnya berbondong-bondong untuk ikut menjadikannya sebagai hewan peliharaan di rumah.

Tapi sayangnya ketika film Harry Potter telah sampai pada seri terakhir, minat dari penggemar untuk memelihara hewan kecil ini pun jadi semakin berkurang.

Katanya sih, salah satunya karena biaya perawatan yang dikeluarkan cukup mahal. Konon dalam setahun biaya yang dikeluarkan bisa mencapai 1.400 dolar atau jika dirupiahkan sekitar 21 juta.

  1. Tidak hanya lihai terbang

Kalau mendengar kata burung pasti yang langsung teringat seekor hewan yang terbang dengan indahnya di langit yang biru. Enggak salah sih karena memang mayoritas burung bisa terbang di alam bebas.

Tapi selain bisa terbang, burung yang satu ini ternyata juga bisa berenang loh. Kalau kamu penasaran, coba deh kamu di internet untuk melihat video berenang yang dilakukan oleh hewan lucu ini karena berusaha kabur dari serangan burung predator lain.

  1. Kepalanya dapat berputar

Nah, mungkin salah satu hal yang membuat orang takut dengan hewan ini karena mereka memiliki kemampuan untuk memutar kepala hingga 270 derajat. Ada juga yang bilang hanya 180 derajat.

Tapi kebayang sih, pemandangan melihat burung ini memutar kepalanya di malam hari tentu akan sedikit mengagetkan jika kamu tidak sengaja melihatnya.

  1. Objek foto yang menarik

Beberapa tempat wisata menyediakan burung ini sebagai objek foto yang bisa digunakan oleh pengunjung loh. Hanya dengan membayar beberapa ribu rupiah, kamu sudah bisa berpose dengan cantik bersama burung ini.

Contoh tempat wisata yang menyediakan jasa ini adalah Tebing Breksi di Yogya. Meski termasuk kategori burung buas, namun hewan ini terlihat kalem kok jika kamu mendekatinya. Tapi memang sih, matanya yang besar terlihat sangat tajam memandang kita.

  1. Memiliki mata palsu

Sebagai hewan yang hidup di alam liar tentu kemungkinan untuk dimangsa oleh hewan buas lainnya sangat besar. Nah, ternyata burung hantu jenis kerdil utara ini memiliki mata palsu loh di bagian belakang kepalanya.

Adanya mata palsu tersebut bisa mengecoh musuh yang mendatangi dari belakang. Sebab, musuh akan menganggap posisi dia ketahuan atau mengira mangsanya sedang dalam posisi bersiaga. Padahal, bisa jadi burung ini sedang tidur loh.

  1. Mencuri tempat tinggal

Ternyata, sarang tempat tinggal dari burung ini bukanlah sarang yang dibangun sendiri seperti yang dilakukan oleh burung-burung jenis lain melainkan hasil curian.

Misalnya saja, saat ada sarang yang ditinggalkan oleh burung lain maka burung bermata besar ini akan dengan senang hati mengambilnya untuk ditinggali.

  1. Stamina kuat

Sepakat engga, meski nyaman tetapi duduk di pesawat berjam-jam itu melelahkan? Apalagi jarak perjalanan yang ditempuh bisa ratusan hingga ribuan km. Meski duduk saja tetapi tetap dibutuhkan stamina yang kuat.

Nah berbeda dengan manusia yang menggunakan pesawat untuk pergi ke daerah jauh, burung ini ternyata mampu bepergian hingga mencapai 4.800 km loh.

Tentu saja mereka mengambil waktu untuk beristirahat. Tetapi kebayang engga sih kalau burung tersebut tidak memiliki fisik yang kuat pasti akan berjatuhan di jalan.

Cara Memelihara Burung Hantu

Meski biaya perawatan dari burung ini memang relatif mahal tetapi pasti ada juga yang tetap berminat untuk memeliharanya. Jika kamu adalah salah satu orang yang seperti itu, baca dulu ya tulisan di bawah ini.

Di sini akan diulas secara lengkap bagaimana cara memelihara burung bermata besar ini. Karena kalau kamu memeliharanya tanpa dibekali dengan ilmu, kasian kan hewannya.

  1. Mulai dari anakan

Selain dapat dibeli dengan harga murah, sebenarnya memelihara burung saat masih anakan itu memudahkan dalam proses perawatannya loh. Mereka juga masih bisa gampang untuk diajari dan cara menjinakannya akan relatif lebih mudah.

  1. Sangkar membuat stress

Kebanyakan burung memang disimpan dalam sangkar. Tetapi untuk burung bermata besar ini, jika ditaruh di dalam sangkar malah akan membuat dia stress. Kalaupun memang khawatir akan keamanannya maka sebaiknya belilah sangkar yang besar sehingga dia bisa bebas bergerak.

Selain sangkar yang direkomendasikan untuk tempat tinggal burung ini adalah tenggeran. Kamu bisa membuatnya dengan menggunakan ranting kayu. Agar tidak lepas, jangan lupa ikat kakinya di tenggeran tersebut.

Dengan menggunakan tenggeran maka burung ini masih bisa dapat terbang bebas meski terbatas.

  1. Jangan dijemur

Jika beberapa hewan lain justru membutuhkan sinar matahari, maka burung bermata besar ini justru sebaliknya. Sebab, mereka memang termasuk jenis hewan nocturnal sehingga akan lebih aktif saat malam hari.

Di malam hari pun, jangan letakkan hewan ini di tempat yang terang. Usahakan suasana tetap gelap agar hewan bermata besar ini bisa beraktivitas.

  1. Jangan sembarangan memberikan makan

Ingat ya, hewan ini pemakan daging. Jadi jangan pernah memberikan pakan berupa buah-buahan atau yang lainnya. Memang sih, bisa saja hewan ini memakan buah yang kamu beri. Tetapi masalahnya makanan tersebut akan mengganggu pencernaan mereka.

  1. Kasih sayang adalah kunci

Meski dia peliharaan tetapi hewan ini juga merupakan makhluk hidup yang butuh kasih sayang. Mungkin awal-awal kamu akan sulit menjinakkan mereka tetapi jangan pernah melakukan kekerasan.

Berikan mereka kasih sayang misalnya dengan berkomunikasi atau mengajaknya bermain setiap hari. Lama-lama, mereka pun akan balik menyayangi kamu dengan cara mereka sendiri.

  1. Jaga selalu kesehatannya

Kamu harus bisa jeli melihat setiap perubahan yang terjadi pada hewan peliharaan ini. Jika dia tiba-tiba malas makan atau tidak bersemangat, jangan pernah ragu untuk berkonsultasi ke dokter hewan.

Sebagai manusia, kita memang tidak bisa mengerti Bahasa mereka. Oleh karena itu kita harus memberikan perhatian agar lebih peka pada setiap situasi.

  1. Tingkatkan pengetahuan

Nah, kamu juga harus rajin membaca atau berdiskusi dengan sesame orang yang memelihara burung ini di rumah. Dengan begitu, kamu jadi bisa tahu apa saja yang boleh atau tidak boleh dilakukan saat merawat burung bermata besar ini.

Selain itu, dengan berkomunikasi di komunitas pecinta burung, kamu juga bisa menambah jejaring yang tentu akan bermanfaat untuk kehidupan di masa depan.

Harga Burung Hantu di Pasaran

Buat yang tertarik untuk memelihara burung ini kamu bisa mendapatkannya dengan cara membelinya. Lebih baik sih kamu memelihara burung ini dari kecil agar lebih mudah untuk dirawat. Selain itu harganya juga lebih murah.

Tapi buat yang punya dana lebih dan suka tantangan sih ga masalah kalau mau pelihara yang dewasa. Sama-sama seru kok.

Masalah biaya, burung ini dijual dengan harga terjangkau. Untuk jenis celepuk harganya sekitar Rp70.000 sampai Rp 150.000. Kalau untuk jenis serak jawa, harga di pasaran sekitar Rp80.000 ke atas. Sedikit di atasnya, yaitu burung hantu salju dipatok sekitar Rp 400.000.

Mau yang lebih mahal? Kamu bisa membeli beluk jampuk yang harganya bisa lebih dari Rp1.000.000.

Setelah membaca tulisan tentang burung hantu di atas, apa kesimpulan yang bisa kamu dapatkan? Apakah menjadi takut atau malah ingin memelihara hewan bermata besar ini di rumah kamu?

Kamu bebas sih merasa takut ataupun kagum dengan hewan yang satu ini. Tetapi ingat. Karena burung hantu juga makhluk hidup maka kamu jangan pernah melakukan hal buruk kepada mereka ya meski bukan menjadi hewan peliharaanmu.

Tinggalkan komentar