Murai Batu Trotol Drop Mental dan Stres ? Berikut Penyebab dan Cara Mengatasinya

Untuk membuat burung murai batu memiliki mental yang baik dan kemampuan berkicau yang berkualitas, maka untuk meraih kemampaun tersebut pada murai batu , harus dilakukan pada saat masih trotolan.

Dalam hal merawat murai batu anakan dan murai batu yang sudah dewasa tentunya perlu untuk di bedakan, karena jika perawatan murai batu trotolan dilakukan seperti merawat murai batu dewasa, di khawatirkan burung menjadi drop, karena kaget, kecuali murai batu peliharaan anda sudah terbiasa dengan pola perawatan itu, atau jenis murai batu anda merupakan trah dari jawara.

Ya, kemungkinan drop pada murai batu yang masih trotolan memang merupakan hal yang mungkin saja terjadi, jika salah dalam melakukan perawatannya. Bukan membuat burung menjadi berkualitas mentalnya, yang ada malah drop karenanya.

Maka dari itu, jika hal tersebut tidak terjadi pada murai batu peliharaan rekan-rekan, maka berikut adalah tips cara melakukan perawatannya.

Penyebab Murai Batu Trotol Ngedrop Mental

Sebelum murai batu trotolan rekan-rekan sekalian terlanjut ngedrop, sebaiknya ketahui terlebih dahulu tentang penyebabnya, agar ketika memulai melatih burung murai batu trotol, maka tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan.

  1. Sering digantang di dekat murai gacor

Untuk menggantang burung trotolan di dekat murai yang sudah dewasa memang bagus sebagai masteran.

Akan tetapi jika burung sering digantang di dekat murai batu yang gacor, terlebih burung belum terbiasa, maka akan membuat burung mudah stress dan drop mentalnya.

Untuk melatihnya, cukup di gantang murai batu trotol tersebut dengan murai trotolan lainnya, jika mentalnya mulai bagus dan terbiasa, maka bisa dengan menggantangnya di dekat murai dewasa nantinya.

Lihat Juga : Cara Merawat Burung Murai Batu Trotol

  1. Di paksa ikut lomba

Murai batu yang masih trotolan, membutuhkan pelatihan terlebih dahulu untuk meningkatkan mental dan kemampuan berkicaunnya.

Namun, jika terlalu dini untuk membawanya kearena lomba, burung rentan akan drop dan stres.

Ada beberapa kicaumania yang membawa murai trotolan ke arena lomba, guna untuk membiasakan dengan suasana lomba, namun tidak ikut lomba. Namun, untuk beberapa kasus justru akan membuatnya menjadi stres dan drop mentalnya, karena burung belum siap.

  1. Terlalu Cepat di Setting

Murai batu trotolan membutuhkan asupan gizi yang cukup untuk membantu pertumbuhannya sempurna.

Karena burung membutuhkan asupan yang cukup, maka jangan terlebih dahulu untuk setting pakan dengan mengurangi asupan pakannya.

Karena, jika dipaksa di kurangi jumlah pakannya, maka akan membuat burung mudah lemas dan akhirnya menjadi drop dan stres.

  1. Kurang Perawatan

Murai batu yang masih trotolan lebih rentan stress dan drop di bandingkan murai yang sudah dewasa, seperti kurangnya perawatan, seperti terlalu sering dimandikan, kurang dijemur, kurang menjaga keberishan sangkar, kurang asupan pakan yang berkualitas dan lain sebagainya.

  1. Kurang Vitamin

Kurang asupan vitamin juga bisa membuat burung menjadi mudah untuk sakit, maka dari itu berikan multivitamin untuk menjaga kesehatan burung terjaga sepanjang hari.

Cara Mengatasi Burung Murai Batu Trotol Drop Mental

Jika burung murai batu trotolan rekan-rekan sudah terlanjur drop mentalnya dan stres, maka untuk mengembalikan ke kondisi terbaiknya, maka berikut adalah perawatannya.

Baca Juga : Makanan Burung Murai Batu

  1. Simpan ditempat yang Tenang

Untuk memulihkan murai trotolan, sebaiknya burung di simpan ditempat yang nyaman, jauh dari gangguan burung sejenis lainnya, terutama murai batu yang sudah gacor.

Untuk penyimpannnya, bisa disimpan didalam kamar sambil memutar suara terapi, seperti suara air mengalir atau suara hujan.

Namun, bisa juga dengan menggantang burung di tempat yang tenang dan terdapat suara air mengalir, suara aquarium, suara air keran dan lain sebangainya.

  1. Berikan Pakan Secara Full

Untuk pemberian pakan sebaiknya jangan dibatasi terlebih dahulu, berikan pakan dengan jumlah yang sewajarnya.

Berikan pakan dengan banyak vareasi, hingga bulu dewasanya sudah tumbuh, baru burung bisa di setting sesuai dengan keinginan anda.

  1. Mandikan secukupnya

Mandikan murai batu trotol cukup 2 -3 hari sekali, guna untuk membersihkan bulunya yang kotor, setelah burung dewasa, baru untuk penjemurannya di sesuaikan dengan settingan yang akan dilakukan.

  1. Jaga kebersihan

Kebersihan sangkar dapat membuat burung menjadi nyaman ketika berada di sangkarnya, akan tetapi, dengan sangkarnya yang bersih juga dapat membuat burung menjadi terhindar dari berbagai penyakit, seperti bakteri, kuman, kutu, tungau dan lain sebagainya, sehingga burung menjadi aktif.

  1. Embunkan

Burung murai batu trotol yang drop mental dan stres harus sering di embunkan pada pagi hari, namun tetap harus memperhatikan cuaca, jika cuacanya kurang bagus, jangan di embunkan.

  1. Berikan Multivitamin

Untuk mencegah murai batu trotol stres dan drop, berikan setiap harinya multivitamin, begitu juga untuk memulihkan, perlu asupan vitamin untuk menjaga kondisinya semakin baik.

Leave a Comment