fbpx

12 Tips Memilih Murai Batu Bakalan/Muda Hutan yang Berkualitas Bagus

Dari beberapa murai batu, ada murai batu yang memiliki asal usul yang berbeda-beda, seperti murai batu yang hasil penangkaran dan murai batu yang berasal dari hutan tangkapan liar.

Saat ini, penggemar murai batu semakin bertambah, apalagi untuk saat ini banyak yang menjual murai batu muda/bakalan hutan hasil tangkapan hutan.

Ya, murai batu hutan memang memiliki daya tarik sendiri, karena memiliki harga yang lebih murah di bandingkan dengan murai batu yang gacor atau hasil tangkapan hutan.

Namun, unttuk membeli murai batu hutan sebaiknya teliti terlebih dahulu, dengan memilih murai batu hutan dengan kualitas yang bagus, karena dengan membeli murai batu muda hutan memiliki resiko tersendiri, salah satunya memiliki resiko burung mengalami kematian ketika anda pelihara.

Cara Memilih Murai Batu Muda/Bakalan Hutan

Untuk memilih murai batu bakalan hutan yang prosfek tentunya membutuhkan kejelian dengan melihat ciri-ciri fisiknya dan tanda-tandanya di bawah ini.

Lihat Juga : Cara Agar Murai Batu Lebih Fighter

  1. Mata

Murai batu tidak memiliki katarak pada matanya. Ciri-ciri murai batu memiliki katarak adalah memiliki selaput yang bewarna putih pada bola matanya

  1. Warna kaki

Alangkah baiknya, pilih murai batu yang memiliki warna kaki yang hitam, karena bisanya memiliki mental yang tangguh. Akan tetapi bukan berarti warna kaki lainnya tidak bagus, namun rata-rata murai batu berkaki hitam mentalnya bagus . dan hindari memilih murai batu bakalan yang memiliki warna kuku kaki bagian belakang yang satu bewarna hitam dan satunya lagi putih karena mudah drop, meskipun ketika sedang on fire sangat bagus.

Baca Juga : Cara Meningkatkan Power Suara Murai Batu

  1. Ekor

Jangan pilih murai batu yang memiliki ekor bondol ( tidak ada bulunya) , karena nantinya belum jelas, murai batu tersebut jenis dan berkarakter seperti apa.

Karena, setiap pola ekor murai batu memiliki karakter dan kualitas yang berbeda, misalnya murai batu berekor bercabang ( gunting ), memiliki mental yang tidak selalu stabil dan sulit untuk settingannya, akan tetapi ketika ketemu setingan yang cocok, maka kerjanya edan atau bagus.

Namun, sebaiknya pilih murai batu yang memiliki ekor yang tidak terlalu tebal dan rapat, karena burung tidak mudah lelah ketika sedang bertarung memainkan ekornya.

Lihat Juga : Download Suara Murai Batu Mp3

  1. Warna Dada

Secara umum, murai batu lebih banyak ditemukan yang bewarna coklat, akan tetapi jika menemukan murai batu yang memiliki bulu bagian dada kekuningan, maka bisa memilih murai batu yang itu, karena jenis murai batu yang seperti itu lebih cepat bunyi dan memiliki mental yang bagus.

Lihat Juga : Jenis Murai Batu yang Bagus untuk Lomba

  1. Umur

Pilih umur murai batu hutan yang masih muda, karena mudah untuk di jinakan dan juga untuk settingannya.

Untuk melihat umur murai batu muda hutan bisa di lihat dari paruh dalam atau rongga mulutnya, dimana rongga mulut  murai batu mudah memiliki warna cerah atau, putih dan murai batu dewasa rongga hitam, semakin tua biasanya warna rongga mulutnya semakin hitam.

Murai batu hutan yang masih muda bisa di lihat pada bagian luar sayapnya terdapat trotol coklat, dan biasanya burung tersebut baru lepas trotol dan masih sangat muda.

  1. Karakter

Ciri-ciri karakter murai batu bakalan hutan yang berkarakter yang bagus bisa di lihat dengan cara memeganggnya, dimana ketika burung tersebut mencoba mematuk tangan dan bersuara keras ketika di pegang, maka mentalnya sangat bagus.

Lihat Juga : Ciri-ciri Murai Batu Jantan dan Betina

  1. Jangan Memilih Murai Batu Buta

Murai batu ada juga yang memiliki mata buta kedua mata dan juga buta sebelah mata, untuk mengeceknya bisa dengan cara mendekati burung tersebut, jika burung menjauhi langsung dan memutar satu arah, maka burung tidak mengalami kebutaan, dan jika diam saja ada kemungkinan burung tidak melihat.

Perhatikan mata kanan dan kiri murai batu, dan biasanya murai batu yang bermata buta memiliki warna putih pada bola matanya.

  1. Jangan Pilih Murai Batu Cabut Bulu Sendiri

 Jangan membeli murai batu suka cabut bulu sendiri, dan biasanya bulu bagian dada akan banyak yang hilang bulunya dan di ikuti bulu besarnya banyak yang rusak, seperti melengkung dan sebagian besar bulunya menjadi botak.

Lihat Juga : Cara Mengatasi Murai Batu Kurang Ngotot di Lapangan

  1. Jangan Memilih Murai Batu Cacat

Lihat lebih jeli dan detail dalam memilih murai batu keseluruhan fisiknya, dan biasanya yang paling luput dalam memilih burung adalah bagian kukunya, untuk itu lihat lebih teliti lagi dari setiap fisiknya dan hindari memilih murai batu yang memiliki cacat fisik.

  1. Jangan Beli murai batu fisiknya yang lemah

Fisik yang lemah rawat terjadinya kematian dan sakit, dan untuk ciri-cirinya bsia dilihat ketika berdiri, dimana burung sering diam di dasar sangkar dan tidak berdiri tegak di tangkringan.

  1. Jangan Memilih murai batu yang tidak mau Makan Ekstrafooding

Hindari memilih murai batu yang tidak mau memakan ekstrafooding, karena bisa jadi burung tersebut dalam keadaan kurang fit atau sakit.

Baca Juga : Cara Mengatasi Murai Trotol Drop Mental/ Stres

  1. Jangan Memilih Murai Batu yang tidak Ada Ekornya

Ekor murai batu bisa dijadikan patokan, murai batu tersebut berasal dari mana dan memiliki karakter seperti apa.

Misalkan anda ingin memiliki murai batu non-gembung, namun karena tidak ada ekornya anda tidak bisa mengetahui berasal dari mana murai batu tersebut, misalkan anda malah memiliki murai batu borneo dan murai batu ekor hitam yang memiliki karakter gembung.

Demikian, tips cara memilih murai batu bakalan/muda hutan hasil tangkapan di alam liar yang bagus dengan melihat ciri-ciri fisiknya yang Duniakicau.net sampaikan untuk rekan-rekan pecinta murai mania.

Leave a Comment