Cara Merawat Burung Trucukan Macet Bunyi Agar Mau Gacor Kembali

Suara kicauan khas dari burung trucukan seperti suara ngeropel dan suara alunan dari kicauannya menjadi daya terik pecinta burung ini untuk di pelihara,seperti yang sudah banyak ketahui untuk membuat burung trucukan dapat berkicau dengan baik terlebih mampu mengeluarkan kicauan khasnya membutuhkan waktu tidak sedikit dalam mencapainya, jadi ketika burung menjadi macet bunyi hal tersebut akan membuat para pemiliknya menjadi kesal.

Burung trucukan tergolong mudah untuk di pelihara, karena memiliki sifat yang mudah untuk beradaptasi dengan lingkungan baru dan juga mudah untuk di jinakan. Dengan memiliki kelebihannya tersebut tentunya memiliki kemudahan ketika di pelihara, terlebih untuk membuatnya gacor dengan perawatan harian yang akan di lakukan.

Namun , bagai mamapun macet bunyi merupakan hal akan terjadi jika dalam melakukan perawatannya terdapat kesalahan , dimana burung membuatnya menjadi stress dan akhirnya macet bunyi.

Untuk mengatasi trucukan macet bunyi tentunya membutuhkan perawatan khusus, dimana perawatan tersebut tidak boleh di samakan dengan perawatan harian untuk membuatnya menjadi gacor akan tetapi perawatan khusus untuk mengembalikan mental dan fisik burung itu sendiri menjadi siap untuk rajin berkicau kembali.

Cara Merawat Burung Trucukan Macet Bunyi

Penyebab macet bunyi pada trucukan bisa terjadi oleh beberapa hal, seperti burung merasa tidak nyaman dengan lingkungan yang biasa di tempati atau hal lainnya. Dan biasanya secara umum untuk mengatasi macet bunyi pada trucukan adalah dengan cara memberikan betina atau teman di kandangnya, dengan demikian akan membantunya menjadi pulih kembali.

Adapun cara lain untuk membuat burung trucukan menjadi rajin berkicau kembali seperti :

  1. Pengembuanan

Pengembuanan sangat baik untuk memulihkan trucukan yang sedang macet bunyi, lakukan pengembunan selama 30 sampai 50 menit setiap harinya, dan lakukan pengembunana tersebut sebelum matahari muncul di tempat pengembunan tersebut.

Lihat Juga :

  1. Memandikan dan Menjemur

Setelah cukup proses pengembuanannya, seterusnya mandikan burung hingga basah kuyup dan keringkan bulunya dengan menjemurnya selama 1 sampai 2 jam saja.

  1. Pakan Trucukan

Setelah dijemur selesai, maka angin-anginkan burung trucukan tersebut , sambil memberikan pakan dari jangkrik sebanyak 3 sampai 5 ekor dan juga ulat hongkong putih sebanyak 2 sampai 3 ekor.

  1. Krodong

Ketika pakan sudah habis di makan atau di angin-anginkan selesai, maka krodong kandang dan simpan di tempat teduh hingga jam 15.00.

Setelah itu buka krodong tersebut dan berikan pakan dari buah-buaha, seperti pisang kapok putih ,papaya atau pakan lainnya pada jam 15.00. dan jika ada matahari maka jemur kembali burung trucukan pada jam 17.00, dan setelah di jemur berikan kembali pakan jangkrik sebanyak 3 ekor dan ulang hongkong 2 ekor.

Dengan perawatan yang rutin dan memperhatikan hal yang membuatnya menjadi nayaman setiap hari burung trucukan akan kembali normal dan mau berkicau kembali dengan rajin. Akan tetapi ketika jangan biarkan burung terlalu lama macet bunyi, jika sudah terlihat tanda-tanda burung malas berkicau maka langsung mengatasinya dan mengecek terlebih dahulu penyebabnya.

Leave a Comment